Sabtu, 19 Februari 2011

Dorian Gray (2009)



Salah dua dari 7 dasar dosa manusia adalah serakah dan mengagungkan kecantikan/ketampanan. Mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkan kecantikan abadi. Dorian Gray menceritakan seorang pria dipertengahan abad ke-19 di kota London yang harus kembali ke kota kelahirannya setelah ayahnya meninggal dunia.

Ayah Dorian bukanlah seorang pria yang menjadi panutan bagi anaknya dan keberadaan di lingkungan sosial pun tidaklah baik karena karakternya yang buruk. Salah satu ayahnya tetap disegani di lingkungan sosialnya karena, ia memiliki pengaruh besar.

Kembalinya Dorian ke tanah kelahirannya, perlahan-perlahan membuka ingatan masa kecilnya yang penuh dengan siksaan dan intimidasi dari ayahnya. Ibunya meninggal dunia ketika melahirkan dirinya. Dorian kembali ke kota kelahirannya dan mengagumi segala sesuatu yang ada dirumah tersebut.

Selama 2 minggu berada dikota itu, Dorian menghadiri pesta yang membosankan sebagai bentuk perkenalan dirinya di lingkungan baru tersebut. Di pesta inilah, ia bertemu dengan Basil, seorang pelukis yang diam-diam mengagumi ketampanan Dorian dan meminta dirinya untuk menjadi model lukisan yang pada akhirnya lukisan itu menjadi sebuah master piece dari seluruh karyanya serta lukisan itulah yang akan merenggut nyawanya.

Dorian meminta bantuan kepada Basil untuk mengajaknya ke sebuah pesta yang lebih menyenangkan dan lebih "muda". Di pesta inilah ia bertemu dengan Henry. Sesosok orang yang dekat dengan ayahnya, hubungan mereka berdua dapat dikatakan baik tetapi tidak. Henry lah orang pertama kali yang perlahan-lahan menghapus sisi keluguan dari Dorian.

Henry lah yang membuka mata Dorian untuk tidak menikahi sybil vane (seorang artis) diusia muda, dengan membawa dirinya ke rumah bordil dan memberikan kenikmatan yang takkan pernah ia dapat setelah menikah.

Henry lah yang mengatakan, Hidup terlalu berharga untuk tidak melakukan senang-senang, karena ketampanan dan menjadi muda tidak akan pernah abadi. Seiring dengan waktu, semua itu akan pudar.

Dorian menganggap Henry sebagai guru, ayah, dan teman terdekat karena telah mengajari banyak hal. Meski pelajaran yang diberi bukanlah hal yang baik. Hingga suatu waktu, Henry menyadari bahwa apa yang telah dilakukan oleh Dorian telah kebablasan.

Peristiwa kematian Basil membuat Dorian harus pergi lagi meninggalkan kota tersebut untuk menghilangkan jejak, satu-satunya orang yang mengetahui keberadaan Dorian adalah Henry, yang tak ingin di ajak bersamanya.

Hampir 2 dekade Dorian meninggalkan kota tersebut dan kembali lagi.

Ia membuat sebuah kejutan...

Ia tak pernah T.U.A ...

It's a good movie.. U should watch it to know the next story, why he's never getting old?!

There's a mystery.

Jumat, 18 Februari 2011

Dexter Season 4



Dari season ke season terlihat karakter Dexter semakin berkembang, dari sesosok sociopath yang mengklaim, 'I can live alone' tapi tetap berusaha membaur dilingkungan sosialnya agar dianggap normal dan biasa, hingga akhirnya dia mulai mempertanyakan dualitas dirinya sebagai serial killer sejati atau menjadi suami, ayah, dan teman yang baik.

Kali ini, di season 4 karakter Dexter semakin berkembang semenjak kelahiran harrison, anak hasil pernikahan Dexter dan Rita.

Selama menikahi Rita, banyak sekali kebingungan Dexter untuk menutupi perilaku sociopathnya. Seringkali ia melakukan aksi copy cat dari sekeliling agar dianggap normal, meskipun aksi tiru meniru tidak selamanya berhasil ketika ia berusaha mendorong Astor ke kolam renang setelah Dexter melihat tetangganya yang naksir pada Rita mendorong Cody ke kolam dan Cody menyukainya, tetapi trik itu tidak berhasil diterapkan pada Astor, malah ia menganggap dexter mempermalukan dirinya didepan gebetan. Dan Dexter pun tak mengerti mengapa tidak berhasil pada Astor. Rita pun menjelaskan, anak perempuan memang rumit :-)

Di season ini, Dexter akan berhadapan dengan Trinity Killer yang tingkat kerapihan, kepandaian, dan "culture atmosphere" nya tidak berbeda jauh dengan dirinya. Sebelumnya, Dexter perang batin antara dirinya dengan aturan Harry (ayahnya) yg selama ini dianut. Harry berpendapat, serial killer tak'kan mampu hidup berdampingan dengan orang lain, mereka sudah dikodratkan untuk menjadi pemburu sejati dan petarung mandiri, sedangkan Dexter beerpendapat, serial killer harus bisa beradaptasi dilingkungan sosial untuk menjaga keselamatan dan keamanan. Dan peperangan batin Dexter terjawab setelah melihat kondisi Trinity Killer bukanlah seorang 'Lonely Wolf' tetapi ia pun memiliki keluarga yang tampak bahagia, meski pada akhirnya diketahui mereka hanya digunakan sebagai 'human shields' atau tameng untuk menghindari penghakiman massa.

Pada akhirnya, masuknya Trinity killers ke kehidupan Dexter harus dibayar mahal oleh keluarganya, dan disinilah Dexter berada dalam keadaan 'in-between' -Be a pain lonely wolf or just be a normal man-